Thursday, October 18, 2012

BIADAAAB!! Junko Furuta, diperkosa, disiksa selama 44 hari hingga mati


Di November 1988, cowok A (18 tahun), cowok B (jo kamisaku umur 17, kamisaku adalah nama keluarga yang dia ambil setelah keluar dari penjara), cowok C (umur 16),dan cowok D (umur 17) dari Tokyo menculik dan menyekap furuta, siswi kelas 2 smu dari saitama selama 44 hari. Mereka menjadikan dia tahanan di rumah yang dimiliki orang tua cowok C.
Untuk menghindari pengejaran polisi, cowok A memaksa furuta untuk menelepon orangtuanya dan menyuruhnya mengatakan kalau dia kabur dari rumah, dengan temannya, dan tidak berada dalam bahaya. Bahkan cowok A membuat furuta berpose sebagai pacar dari salah satu cowok – cowok itu ketika orangtua C, pemilik rumah sedang ada dirumah tersebut. Kalau mereka sudah yakin orang tua C tidak akan telepon polisi, mereka pun menyudahi sandiwara tersebut. Furuta mencoba kabur berkali – kali, memohon pada orang tua C untuk menyelamatkan dia, tapi mereka ga ngelakuin apa2 meskipun mereka tau kalau selama ini furuta disiksa, karena mereka takut kalau cowok A akan menyiksa mereka. Cowok A saat itu adalah pemimpin yakuza kelas rendah dan telah mengancam siapapun yang ikut campur akan dibunuh.
Menurut kesaksian para cowok itu di persidangan, mereka berempat memperkosa furuta, memukulinya, memasukan macam2 ke dalam vaginanya termasuk tongkat besi, membuatnya minum urinenya sendiri dan makan kecoak, memasukan petasan ke dalam anusnya dan meledakannya, memaksa furuta untuk masturbasi, memotong putingnya dengan tang, menjatuhkan barbell ke perutnya, dan membakarnya dengan rokok dan korek api (salah satu dari pembakaran itu adalah hukuman karena dia berusaha menelepon polisi).
Pada sebuah titik luka furuta sangat parah hingga menurut salah satu cowok itu, furuta membutuhkan waktu satu jam lebih untuk merangkak turun tangga untuk menggunakan kamar mandi. Mereka bahkan mengatakan kemungkinan kalau 100 orang tau kalau mereka menahan furuta di rumah tersebut, tapi hal ini ga jelas artinya apa 100 orang itu hanya tau atau mereka ikut memperkosa dan menyiksa juga saat berkunjung ke rumah tersebut. Cowok2 itu menolak membiarkan furuta pergi, walau furuta seringkali memohon pada mereka untuh membunuhnya saja dan menyudahi penderitaan tersebut.

Pada January 4, 1989, dengan menggunakan alasan kekalahan salah seorang cowok itu main mahyong, keempat cowok itu memukuli furuta dengan barbell besi, menuang cairan korek api ke kakinya, tangannya, perutnya, dan mukanya, dan lalu membakarnya. Dia meninggal tak lama kemudian hari itu karena shock. Kempat cowok itu menyatakan kalau mereka tidak menyadari betapa parah luka yang dialami furuta, dan mereka percaya kalau furuta hanya berpura2 mati.Para membunuh itu menyembunyikan mayatnya di drum 55 galon dan memenuhinya dengan semen. Mereka membuang drum tersebut di koto, Tokyo.Penahanan dan hukumanPara cowok itu ditangkap dan disidangkan sebagai orang dewasa, tapi karena Jepang menangani kejahatan yag dilakukan oleh yang masih dibawah umur, identitas mereka disembunyikan oleh persidangan. Tapi bagaimanapun juga, seminggu kemudian, majalah mingguan bernama Shukan Bunshun menerbitkan nama mereka, dengan menyatakan “hak asasi tidak dibutuhkan oleh penjahat biadab.” Mereka juga menerbitkan Nama asli Furuta dan detail tentang kehidupan pribadinya dan menerbitkannya dengan sangat napsu di media. Kamisaku dituntut sebagai pemimpin para cowok itu, (entah benar atau tidaknya) menurut persidangan.Keempat cowok itu diberi keringanan dengan dinyatakan bersalah dalam tuntutan “membuat luka fisik yang menyebabkan kematian”, dibandingkan tuntutan pembunuhan. Orang tua cowok A menjual rumah mereka dengan harga maksimum 50 juta yen atau 5 miliar rupiah dan membayarnya sebagai kompensasi untuk keluarga Furuta. ( sangat tidak sebanding dengan penderitaan furuta).Untuk partisipasinya di kejahatan ini, kamisaku harus menjalani 8 tahun di penjara anak2 sebelum dia dibebaskan di bulan agustus 1999. Di bulan juli 2004, kamisaku ditangkap karena mencelakai seorang kenalan, yang dia pikir membuat pacarnya menjauhi dia, dan dengan bangga membanggakan tentang keluarganya sebelum mencelakai kenalan itu. Kamisaku dihukum 7 tahun dengan tuntutan memukuli..(memukuli 7 tahun penjara, menyiksa furuta ampe mati dipenjara 8 tahun? what the..??)Orangtua Junko Furuta terkejut dengan kalimat yang diterima dari pembunuh anak perempuannya, dan bergabung dengan grup masyarakat melawan orangtua cowok C yang rumahnya dijadikan tempat menyekap. Ketika beberapa masalah ditimbulkan dari bukti (semen dan rambut yang didapat dari tubuh itu tidak cocok dengan para cowok2 yang ditangkap), pengacara yang menangani lembaga masyarakat memutuskan untuk tidak membantu mereka lagi karena merasa ga ada bukti berati ga ada kasus atau dakwaan. Ada spekulasi bahwa bukti yang mereka dapat itu didapat dari orang tidak teridentifikasi yang memperkosa atau ikut mukulin furuta.Satu dari yang paling mengganggu dari kisah nyata ini adalah bahwa para pembunuh Furuta sekarang bebas. Setelah membuat Junko Furuta melalui berbagai penderitaan, mereka adalah cowok bebas sekarang.

--
--


“Seorang cewek smu diculik oleh 4 remaja pengacau ketika dia sedang perjalanan ke tempat kerja sambilannya. Mereka membawa dia ke rumah seorang teman, mengurungnya di kamar, dan selama 45 hari kedepan dan menerapkan setiap bentuk tak terbayangkan oleh manusia berhati untuk menyiksanya (dan beberapa kamu ga akan mau bayangkan). Mereka memperkosanya rame rame, dengan badan mereka atau dengan benda benda asing. Memukulinya, menendanginya, menyiram bahkan mencekoki atau memasuki vagina dengan cairan yang ada dalam korek api dan membakarnya, dan sangat banyak lagi yang tidak terdokumentasikan oleh para penjahat itu atau oleh polisi. Mereka membuatnya babak belur dengan rasa kelewat nyeri di seluruh tubuhnya, mereka mengikatnya, menindihnya, dan menjatuhkan barbell ke atas perutnya. Penyiksaan terakhir lebih dari yang dia sanggupi dan setelah beberapa waktu dia (entah karena emang dia berusaha untuk itu karena uda ga sanggup atau mungkin mati gitu aja karena penyiksaan neraka itu) meninggal dunia. Ketika para cowok itu ditanyai kenapa mereka ga melakukan apa2 pada detik2 menjelang kematian cewek itu, mereka menjawab “kami kira dia pura – pura”. “dia mencoba kabur lebih dari sekali. Pertama, dia tertangkap saat berusaha menelepon. Yang kedua kali, dia berusaha melarikan diri dia minta tolong sama orang tua cowok C, pemilik rumah”, pemilik rumah yang ternyata telah mengetahui selama ini apa yang terjadi pada Furuta. Dia memohon minta tolong, tapi mereka menolak. Mereka beralasan bahwa anaknya punya banyak koneksi penjahat dan mereka da mau ikut campur ke dalam masalah itu. Setelah kematian Furuta, mereka mengisolasi tanganya dan kakinya jadi satu, memasukan dalam drum 55 galon, mengisi dengan semen dan buang di tanah kosong. Tubuhnya tidak ditemukan sampai setaun kemudian. Ketua dari para cowok penjahat itu dipenjara 7 tahun dan sekarang keliaran bebas.       Kronologi:Hari 1: 22 november 1988: penculikanDikurung sebagai tahanan dirumah, dan dipaksa berpose sebagai pacar salah satu cowokDiperkosa(lebih dari 400 kali totalnya)Dipaksa menelpon orangtuanya dan mengatakan kalau dia kabur dan situasi amanKelaparan dan kekurangan giziDiberi makan kecoak dan minum kencingDipaksa masturbasiDipaksa striptease didepan banyak orangDibakar dengan korek apiMemasukkan macam2 (dari yang kecil sampai yang sebesar yang kamu ga bisa bayangkan) ke vagina dan anusnyaHari 11: 1 desember 1988: menderita luka pukulan keras yang tak terhitung berapa kaliMuka terluka karena jatuh dari tempat tinggi ke permukaan kerasTangan diikat ke langit langit dan badannya digunakan sebagai sarana untuk ditinjuHidungnya dipenuhi sangat banyak darah sehingga dia cuma bisa bernafas lewat mulutBarbell dijatuhin ke perutnyaMuntah darah ketika minum air (lambungnya tidak bisa menerima air itu)Mencoba kabur dan dihukum dengan sundutan rokok di tanganCairan seperti bensin dituang ke telapak kaki, dan betis hingga paha lalu dibakarBotol dipaksa masuk ke anusnya, sampe masuk, menyebabkan luka.Hari 20: 10 desember 1989: tidak bisa jalan dengan baik karena luka bakar dikakiDipukuli dengan tongkat bambooPetasan dimasukin ke anus, lalu disulutTangan dipenyet (dipukul supaya gepeng) dengan sesuatu yang berat dan kukunya pecahDipukulin dengan tongkat dan bola golfMemasukan rokok ke dalam vagina (atau mungkin maksudnya dijadiin asbak, dimatiin di vagina dan abunya dibuang ke dalam)Dipukulin dengan tongkat besiSaat itu musim dingin bersalju (dingin pasti minus) disuruh tidur di balkonTusuk sate dimasukin ke dalam vagina dan anus menyebabkan pendarahanHari 30: cairan lilin panas diteteskan ke mukanyaLapisan mata dibakar korek apiDadanya ditusuk2 jarumnipple kiri dihancurkan dan dipotong stangBola lampu panas dimasukin vaginaLuka berat di vagina karena dimasukin guntingGa bisa pipis dengan normalLuka sangat parah hingga membutuhkan sejam untuk merangkak turun tangga saja untuk menggunakan kamar mandiGendang telinga rusak parahUkuran otak yang menciut sangat sangat banyakHari 40: memohon sama para penyiksa untuk membunuhnya saja dan menyelesaikannya1 january 1989: junko tahun baruan sendiriantubuhnya dimutilasiga bisa bangun dari lantaihari ke 44: para cowok itu menyiksa badannya yang termutilasi dengan barbell besi, dengan menggunakan alasan kalah main mahyong. Furuta mengalami pendarahan di hidung dan mulut.. Mereka menyiram mukanya dan matanya dengan cairan lilin yang dibakar.Lalu cairan korek api dituang ke kaki tangan muka, perut dan dibakar. Penyiksaan akhir ini berlangsung sekitar 2 jam nonstop.Junko furuta meninggal hari itu dalam rasa nyeri sakit dan sendirian. Ga ada yang bisa ngalahin 44 hari penderitaan yang uda dia alamin.Kisah dari tahun 1989 ini nyata, harap kalian mau menyebarkan kisah ini agar kisah ini terus hidup dan penderitaaan junko furuta tak terlupakan

No comments:

Post a Comment